Curug Sawer dan Situ Gunung




KontraPro - Berjarak sekitar 100 kilometer dari Jakarta, Kawasan Wisata Situ Gunung adalah salah satu alternative destinasi wisata jika sobat hanya punya waktu libur yang terbatas. Kawasan ini terletak di daerah Cisaat, Sukabumi dengan jalan masuk yang mudah dicari karena terletak tepat di sebelah Polsek Cisaat. Untuk menuju ke TKP sobat harus menempuh jarak kurang lebih 10 kilometer dengan kondisi aspal yang tidak terlalu buruk dan jalur yang menanjak.
Setibanya di pintu masuk sobat cukup membayar Rp. 3.000 untuk parkir motor atau Rp. 5.000 untuk mobil. sedangkan untuk tiket masuknya adalah Rp. 18.500/orang saat weekend dan Rp. 16.000 saat weekdays. Loket terletak di pintu masuk Resort Situ Gunung Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGPP).
Curug SawerCurug Sawer adalah sebuah curug berair deras yang menawarkan pemandangan eksotis yang menawan dan dihiasi dengan batu-batuan besar nan fotogenik disepanjang aliran sungainya. Dengan ketinggian sekitar 25 meter, curug ini menghasilkan titik-titik air yang indah menghiasi sekitaran jatuhnya air. Diperkirakan kedalamannya mencapai 10 meter, sehingga tidak disarankan bermain air terlalu dekat dengan jatuhan air untuk mencegah terseret aliran air yang sangat deras.
Asal muasal nama Curug Sawer sendiri memiliki beberapa versi. Versi pertama dikarenakan aliran air yang sangat deras dari curug ini apalagi saat musim penghujan, cipratan air menyebar dalam radius yang lumayan luas sehingga kata ‘sawer’ dipakai untuk menamai curug ini. versi yang lainnya menyebutkan tentang seorang yang sakti dari kaki Gunung Ciremai yang kerap mengadakan Upacara Saweran dan kemudian bertapa di sekitaran air terjun itu hingga tutup usia.
Ada 2 alternatif jalur menuju lokasi Curug Sawer salah satunya melalui jalur sepanjang 1,2 kilometer dengan diantaranya melintasi suspension bridge yang membentang sepanjang 240 meter dengan ketinggian sekitar 150 meter. Lebar jembatan ini adalah 2 meter. Perlu diketahui bahwa untuk melewati jembatan ini, sobat akan dikenakan biaya sebesar Rp 50.000 / dewasa dan Rp 25.000 / anak-anak. Jembatan ini memangkas jarak tempuh ke Curug Sawer secara signifikan. Waktu tempuh melalui jembatan ini normalnya adalah sekitar 15-30 menit. Bagi sobat yang berjiwa petualang dan ingin menguji adrenalin, disarankan melewati jembatan ini. Namun jika sobat punya fobia ketinggian, maka lebih baik mengunakan jalur lama karena saat sobat melintasi jembatan tersebut, jembatan akan bergoyang. Ketinggian 150 meter dan juga angin yang berhembus akan turut pula melipatgandakan sensasi yang dirasakan.
Jalur yang kedua adalah jalur trekking melalui Cinumpang – ke arah sebelah kanan dari loket. Jalur ini jaraknya lebih kurang 2 kilometer yang waktu tempuhnya tergantung kondisi fisik sobat. Dengan rute menembus hutan yang sedikit ekstrim yaitu melewati jalan setapak yang kadang tanah kadang susunan batu sobat akan disuguhkan barisan-barisan pohon yang seakan bergenggaman erat. Apalagi jika trekkingnya dilakukan pada pagi hari, sinar matahari yang mencoba menyeruak dari celah-celah kanopi alam akan memberikan sensasi bak di negeri dongeng.
Jika beruntung bahkan sobat akan dapat menyaksikan keluarga primata yang sedang bermain di pepohonan. Disepanjang jalan mungkin sobat akan menemui banyak sekali paku-paku yang menancap di pohon tanpa adanya tanda pemberitahuan apapun. Menurut keterangan salah satu warga – sebut saja pak Asep, pohon yang dipaku itu berarti ada kuntilanaknya. sengaja dipake agar tidak mengganggu pengunjung dan berpindah-pindah pohon. Pak Asep menambahkan bahwa daerah ini sebelum dibangun merupakan daerah yang angker karena banyaknya orang-orang yang bersemedi dan melakukan ritual di gunung ini.
Fasilitas yang ada di curug sendiri cukup lengkap. Bila sobat ingin bermain air di sepanjang aliran sungainya tidak perlu khawatir karena terdapat tempat basuh dan toilet yang bisa digunakan. Untuk makanan dan minuman pun lumayan tersedia. Dan jangan lupa sampah bekas makana dan minumannya dibuang di tempatnya atau bahkan lebih baik lagi dibawa turun.
Jika sobat merasa lelah setelah menempuh perjalanan menuju Curug Sawer, untuk kembali ke pintu masuk, sobat dapat mengguakan jasa ojek dengan jalur yang lebih menggugah adrenalin dibandingkan lewat jembatan gantung. Ongkosnya berkisar Rp 25.000 – Rp 50.000 tergantung pintar-pintarnya sobat menawar.
Situ Gunung
Selain dari Curug Sawer, sobat dapat mengunjungi danau Situ Gunung. Untuk mencapai danau ini sobat harus menempuh jarak sekitar 1 kilometer dari pintu masuk ke arah kiri. Danau ini terletak di ketinggian sekitar 850 mdpl sehingga sobat masih akan merasakan hawa sejuk yang melingkupi wilayah ini.. Danau yang dikelilingi hutan pinus yang lebat menyajikan panorama yang indah dan sangat instagrammable. di beberapa bagian danau ini memang sudah tidak tampak natural karena adanya dinding di tepian danau.
Jika sobat suka camping, tempat ini sangat cocok untuk mendirikan tenda sambil menikmati matahari terbenam dengan segelas kopi hangat di depan api unggun. Namun jika tak ingin repot-repot membawa peralatan camping dari rumah, sobat bisa menyewa peralatan camping yang disediakan dengan harga mulai 300an ribu rupiah.
Selain menikmati keindahan danau Situ Gunung dari pinggiran, sobat dapat juga menikmati sensasi naik getek menyusuri danau. Untuk harganya sendiri sekitar Rp 20.000-an tergantung tawar-menawarnya.
Sevbagai catatan, terdapat beberapa alternatif transportasi jika sobat ingin ke Kawasan Wisata Situ Gunung;
- Dengan mobil via tol Jagorawi dilanjut via tol Bocimi exit di Cigombong dan kemudian melalui jl. nasional Bogor –Sukabumi. Perjalanan berkisar 3 jam jika tanpa macet.
- Dengan sepeda motor melewati jl. nasional Bogor – Sukabumi. Alternatif lainnya jika ingin menghindari jl. nasional Bogor – Sukabumi, yaitu melewati Batu Tulis tembus di Cigombong. Perjalanan berkisar 4 jam.
- Dengan kereta api dari Stasiun Bogor Paledang dan turun di stasiun Cisaat. disambung dengan angkot menuju polsek Cisaat dan dilanjutkan dengan ojek menuju pintu masuk Kawasan Wisata Situ Gunung. Perjalanan sekitar 2 – 3 jam
~Awo~




